Sebagai manusia tidak lah akan
mampu ketika menjalani kehidupan ini secara sendiri, kita sebagai makhluk social
pasti akan memerlukan orang lain. Jalan hidup pada setiap orang pastilah
berbeda-beda, ada yang jalan hidupnya lempeng-lempeng aja adan ada pula yang
berliku-liku, semua itu bisa kita jadikan sebagai pelajaran.
Bertemu, ngobrol dengan sanak family, teman, sahabat,
petani, seniman, penulis atau orang-orang yang memiliki profesi lain itu adalah
suatu kegiatan belajar yang jarang kita sadari secara penuh, saya inget dengan
kata-kata Almarhum mas agus malang yang mengatakan kepada saya “SETIAP ORANG ADALAH GURU, SETIAP TEMPAT ADALAH SEKOLAHAN, DAN
SETIAP SESUATU ADALAH ILMU. Kata-kata yang penuh dengan filosofi itu
membangkitkan saya untuk senantiasa menambah pengetahuan dari siapapun, dari manapun
serta dari apapun yang ada desekeliling saya.
Ketika kita bertemu dengan orang,
kita akan berkomunkasi, terkadang meraka ada yang menceritakan kesuksesan dan
semangat mereka dalam menghadapi kehidupan ini, terkadang pula ada yang
berkeluh kesah dalam menjalani kehidupannya.
Semua itu adalah pelajaran yang
dapat kita pelajari dan kita ambil intisari nya, bagi mereka yang menceritakan
kesuksesan dan semangat nya dapat kita ambil trik serta pengalaman-pengalaman
yang sudah ia lakukan, begitu juga sebaliknya bagi mereka yang menceritakan
keluhkesah dalam hidupnya dapat kita ambil hikmah dari kejadian yang ia alami
dan kita akan mengetahui akibatnya tanpa kita harus gagal terlebih dahulu,
Lagi-lagi setiap orang adalah guru,
minimal dia menjadi guru bagi dirinya sendiri. Diri kita yang selama ini jarang
kita sadari telah memberikan pendidikan pada diri kita sendiri dengan melihat
keadaan yang ada disekitar kita (setiap tempat adalah sekolahan) dan setiap
apapun yang ada di sekelliling kita adalah ilmu dengan syarat kita mampu
membaca sesuatu tersebut. Allah menurunkan wahyu pertamanya adalah “Iqra” yang
artinya bacalah, bukan hanya tulisan yang harus kita baca, melainkan keadaan,
alam, dan apapun yang ada disekeliling
kita hendaknya kita mampu membacanya, sehingga semuanya bisa menjadi ilmu.
Thanks mas agus priyanto Al temon “ghufirolahu
min dzambih wataqobal min ‘amalih” Aamiin.

2 komentar:
Belajar juga bisa dengan alam gan,.. :D
manteeeeeeeb;;;
Siap bro.... boleh tuh di share ilmu alamnya,,,,,
Posting Komentar